Trading Forex dengan Strategi Set and Forget: Cukup Sekali Setup Sehari

Dalam dunia trading forex yang serba cepat dan fluktuatif, banyak trader merasa kewalahan karena harus terus-menerus memantau chart, membaca sinyal, dan mengeksekusi order. Namun, ada satu pendekatan yang justru menentang kebiasaan tersebut: strategi Set and Forget — pasang posisi, lupakan, dan lanjutkan aktivitas harian Anda.



Strategi ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki kesibukan lain di luar trading, atau bagi trader yang ingin mengurangi stres dan overtrading. Di artikel ini, kita akan bahas cara menerapkan strategi Set and Forget dengan setup trade sekali sehari, khususnya pada pasangan mata uang utama seperti EURUSD, GBPUSD, atau XAUUSD.


Apa Itu Strategi Set and Forget?

Set and Forget secara harfiah berarti atur dan lupakan. Dalam konteks trading, ini berarti:

  1. Anda hanya melakukan analisa dan setup posisi sekali dalam sehari.

  2. Anda menentukan entry point, stop loss, dan take profit sekaligus.

  3. Anda tidak perlu memantau market secara terus-menerus setelah order di-set.

Strategi ini bertumpu pada disiplin dan kepercayaan terhadap sistem yang sudah diuji, bukan pada reaksi spontan terhadap pergerakan harga yang fluktuatif.


Kelebihan Strategi Ini

  • 🕒 Hemat waktu – Tidak perlu mantengin chart berjam-jam.

  • 😌 Mengurangi stres – Tidak overthinking dengan pergerakan market intraday.

  • 🔁 Konsistensi – Keputusan diambil berdasarkan sistem, bukan emosi.

  • 🎯 Efisiensi – Fokus pada kualitas sinyal, bukan kuantitas trade.


Setup Trade Sehari Sekali: Bagaimana Caranya?

Untuk membuat strategi ini efektif, Anda perlu pendekatan yang sederhana namun terstruktur. Berikut contoh langkah-langkah setup harian:

1. Pilih Time Frame Harian (Daily)

Gunakan time frame Daily (D1) sebagai dasar analisa. Anda hanya perlu menganalisa sekali di akhir hari (misalnya pukul 22:00 WIB saat daily candle selesai).

2. Gunakan Price Action

Cari pola-pola sederhana seperti:

  • Pin Bar

  • Engulfing

  • Inside Bar

yang muncul di area support/resistance atau zona supply/demand.

3. Tentukan Entry, SL, dan TP

  • Entry: bisa di harga market saat ini atau dengan pending order (buy/sell stop/limit).

  • Stop Loss: di luar area pola candle.

  • Take Profit: bisa gunakan rasio Risk:Reward minimal 1:2 atau target S/R berikutnya.

4. Pasang Order, Lalu Biarkan

Setelah order terpasang lengkap dengan SL dan TP, Anda tidak perlu membuka chart lagi. Biarkan market bekerja. Besok Anda cukup evaluasi hasilnya dan siapkan setup baru.


Contoh Kasus

Misalnya, pada pasangan GBPUSD, Anda menemukan bullish engulfing di daily chart pada area support kuat.

  • Entry: Buy di harga penutupan candle

  • SL: 50 pips di bawah low candle

  • TP: 100–120 pips (1:2 RR)

  • Ukuran lot: disesuaikan dengan risiko per trade (misal 1–2% dari akun)


Tips agar Strategi Ini Berhasil

  • Gunakan backtest dan forward test sebelum live trading.

  • Tetap konsisten dengan satu jam analisa (misalnya jam 22:00 WIB).

  • Jangan ubah-ubah setup di tengah jalan.

  • Gunakan journal trading untuk evaluasi kinerja.


Kesimpulan

Strategi Set and Forget dengan setup sekali sehari sangat cocok bagi trader yang mencari efisiensi, kedisiplinan, dan ketenangan dalam trading. Meskipun sederhana, strategi ini tetap membutuhkan pemahaman teknikal yang baik dan manajemen risiko yang disiplin. Dengan praktik yang konsisten, Anda bisa menciptakan hasil yang stabil tanpa harus terjebak di depan layar seharian.


Jika kamu ingin belajar membuat sistem trading Set and Forget yang teruji atau butuh template jurnal trading harian, tinggalkan komentar atau hubungi kami lewat kontak yang tersedia.

Komentar